Fidel Castro Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun

26 November 2016 Fauzan Al-Rasyid, RBTH Indonesia
Castro meninggal dunia di Havana, Kuba, pada Jumat (25/11) pukul 19.00 waktu setempat.
Fidel Castro
Fidel Castro memimpin Kuba sejak 1959 – 2008. Sumber: Wikipedia

Pemimpin revolusi Kuba Fidel Castro meninggal dunia pada usia 90 tahun. Kabar tersebut diumumkan televisi pemerintah Kuba, seperti yang dikutip Sputnik.

Castro meninggal dunia di Havana, ibu kota Kuba, pada Jumat (25/11) pukul 19.00 waktu setempat. Kematian mantan presiden Kuba ini dikonfirmasi oleh adiknya, Raúl Castro, yang mengambil alih kursi kepresidenan setelah sang kakak mengundurkan diri pada 2008.

Sesuai dengan permintaan Fidel Castro sebelum wafat, jenazahnya kelak akan dikremasi, kata media Prensa Latina, mengutip keterangan Presiden Raúl.

Castro memimpin Kuba sejak 1959 – 2008. Setelah kesehatannya memburuk, Castro akhirnya memutuskan untuk pensiun. Dalam tahun-tahun terakhirnya, ia tak banyak terlihat di muka umum dan hanya sesekali memberikan komentar terkait peristiwa-peristiwa tertentu di Kuba.

Kepergian Castro menandai berakhirnya sebuah era bagi banyak orang. Castro adalah pemimpin yang tersisa dari sekelompok pemimpin komunis tua di dunia, termasuk Mao Zedong dari Tiongkok, Kim Il-sung dari Korea, serta Nikita Khrushchev dan Leonid Brezhnev dari Uni Soviet.

Castro dijuluki baik sebagai diktator maupun pahlawan nasional. Citranya itu terbentuk saat ia bangkit dari seorang aktivis mahasiswa yang memprotes rezim penindas rakyat hingga menjadi presiden Kuba.

Pada bulan Februari 1959, Revolusi Kuba membawa Castro pada kursi kekuasaan sebagai perdana menteri. Ia didukung oleh apa yang disebut sebagai Gerakan 26 Juli dan revolusioner Amerika Latin bernama Che Guevara. Bersama-sama, mereka berhasil menggulingkan Presiden Batista yang didukung AS.

+
Ikuti kami di Facebook