Pria Terduga Pelaku Teror Sankt Peterburg Nyatakan Dirinya Tak Bersalah

Seorang pria yang sebelumnya diduga sebagai pelaku pengeboman di Sankt Peterburg mendatangi kantor polisi dan menyatakan dirinya tak terlibat dalam insiden tersebut.
Terduga pelaku serangan teroris
Seorang pria berjanggut hitam panjang ramai dilaporkan media sebagai terduga pelaku serangan bom. Sumber: CCTV Metro Sankt Peterburg

Sosok seorang pria yang gambarnya tertangkap rekaman CCTV dan disebarluaskan sejumlah media sebagai terduga pelaku serangan bom di kereta bawah tanah Sankt Peterburg mendatangi kantor polisi dan menyatakan dirinya tak bersalah dalam insiden nahas yang terjadi Selasa , (3/4). Demikian hal tersebut dilansir Meduza, mengutip laporan yang dipublikasikan Interfax.

Sebelumnya, media ramai memublikasikan gambar yang menampilkan sesosok pria berjanggut panjang dengan penutup kepala berwarna hitam beberapa jam setelah ledakan terjadi. Media melaporkan bahwa pihak penegak hukum menduga sosok tersebut adalah pelaku serangan bom.

Mengutip keterangan dari pihak berwenang, Interfax melaporkan bahwa kemungkinan ledakan tersebut adalah aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pria berusia 23 tahun asal Asia Tengah yang diduga menganut paham Islam radikal. Meski begitu, pihak berwenang menekankan bahwa “kesimpulan baru dapat diungkapkan setelah pemeriksaan DNA.”

Pada Senin (3/4) malam, stasiun televisi Lima menyiarkan gambar seorang pria yang diduga meletakkan bom kedua yang ditemukan di stasiun Ploshchad Vosstaniya.

Sebelumnya, media Fontanka melaporkan bahwa terduga pelaku bom yang menjadi pusat ledakan kemungkinan adalah seorang warga Kazakhstan bernama Maksim Arishev (22). Di sisi lain, Conflict Intelligence Team (CIT) melaporkan bahwa seseorang dengan nama yang sama diketahui sempat mengakses halaman jejaring sosialnya sesaat sebelum terjadinya ledakan dan kini dinyatakan hilang. CIT meyakini bahwa orang tersebut kemungkinan bukanlah pelaku, melainkan salah satu korban serangan teroris.

UPD 16.40 WIB: Berdasarkan informasi terakhir yang dikutip Interfax dari Perwakilan Resmi Komite Keamanan Nasional Kyrgystan Rakhat Sulaimanov, pihak penyelidik mengidentifikasi seorang pria asal Kyrgystan bernama Akbarjohn Jalilov yang diduga kuat sebagai pelaku pengeboman di metro Sankt Peterburg.

Hingga saat ini, setidaknya 14 orang dinyatakan tewas dan 45 korban lainnya luka-luka.

+
Ikuti kami di Facebook