Trump Pertimbangkan Sanksi untuk Rusia Karena Mendukung Pemerintah Suriah

Menurut Dubes AS untuk PBB Nikki Haley, AS telah ditunjukkan informasi rahasia yang membuktikan keterlibatan Presiden Suriah Bashar Assad dalam dugaan serangan kimia terhadap masyarakat sipil di Idlib.
Donald Trump wears his "Make America Great Again" hat
Presiden AS Donald Trump sedang berdiskusi dengan anggota pemerintahannya mengenai kemungkinan pemberian sanksi terhadap Rusia dan Iran. Sumber: AP

Presiden AS Donald Trump sedang berdiskusi dengan anggota pemerintahannya mengenai kemungkinan pemberian sanksi terhadap Rusia dan Iran karena mendukung pemerintah Suriah, ujar Dubes AS untuk PBB Nikki Haley.

Seperti yang dilaporkan Sputnik, Haley mengatakan kepada CNN dalam sebuah wawancara bahwa Trump dan pemerintahannya telah ditunjukkan informasi rahasia yang membuktikan keterlibatan Presiden Suriah Bashar Assad dalam dugaan serangan kimia terhadap masyarakat sipil di Idlib.

Pada Kamis (6/4) malam, AS meluncurkan 59 rudal jelajah Tomahawk ke lapangan udara militer Suriah di Ash Sha'irat, dekat Homs. Trump mengatakan serangan itu merupakan respons atas dugaan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah di Idlib pada Selasa (4/4), yang mengakibatkan kematian lebih dari 80 orang.

Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem telah menyangkal keterlibatan pemerintah dalam insiden di Idlib. Menurutnya, pemerintah tidak pernah dan tidak akan menggunakan senjata kimia untuk menyerang warga sipil atau teroris di negaranya.

Kemenlu Rusia mengatakan bahwa serangan udara oleh tentara Suriah mengenai gudang senjata kimia milik para teroris yang akan dikirimkan ke Irak, dan meminta Dewan Keamanan PBB menginvestigasi insiden tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa tuduhan tak berdasar dari AS merupakan agresi terhadap negara yang berdaulat, sementara Menlu Sergei Lavrov mengkritik tindakan AS sebagai bentuk pelanggaran hukum internasional.

+
Ikuti kami di Facebook