Penegak Hukum Selidiki Dugaan Penculikan Lelaki Homoseksual di Chechnya

Pada 1 April, salah satu media Rusia memublikasikan artikel terkait penculikan dan pembunuhan massal lelaki homoseksual di Chechnya. Saat ini, otoritas penegak hukum tengah menyelidiki laporan tersebut.
Gay activists
Otoritas penegak hukum Rusia sedang menyelidiki laporan media massa terkait dugaan penculikan pasangan homoseksual di Republik Chechnya, Kaukasus Utara. Sumber: Iliya Pitalev/RIA Novosti

Otoritas penegak hukum Rusia sedang menyelidiki laporan harian Novaya Gazeta terkait dugaan penculikan lelaki homoseksual di Republik Chechnya, Kaukasus Utara, demikian ungkap layanan pers Kantor Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rusia, Senin (17/4).

JPU telah menerima permintaan dari aktivis HAM Tatyana Moskalkova dan manajemen Novaya Gazeta untuk melakukan investigasi atas dugaan penculikan massal di Chechnya tersebut.

“Saat ini, kantor kejaksaan dan otoritas penegak hukum di Chechnya sedang menyelidiki dugaan penculikan (lelaki homoseksual),” ujar layanan pers JPU kepada TASS.

Pada 1 April, Novaya Gazeta memublikasikan sebuah artikel di situs webnya yang berjudul “Pembunuhan demi Kehormatan”, yang mengacu pada penculikan dan kemungkinan pembunuhan warga Chechnya yang dicurigai memiliki orientasi seksual yang menyimpang atau homoseksual. Menurut laporan tersebut, akhir-akhir ini lebih dari seratus orang telah ditangkap di Chechnya dan tiga di antaranya diduga telah dibunuh. Namun, Pemerintah Chechnya membantah tuduhan tersebut.

Pada 6 April, Moskalkova berkata ia hendak mengecek laporan tersebut ke menteri dalam negeri Chechnya untuk mengetahui apakah ada warga yang melapor terkait penculikan. Namun, Kementerian mengaku pihaknya belum menerima laporan semacam itu dari tanggal 1 Januari hingga 1 April.

“Kami sudah berbicara dengan seorang aktivis HAM ternama dan ia juga mengatakan tidak menerima laporan seperti itu. Saya sudah meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (untuk menyelidiki),” ujar Moskalkova.

Ia mengatakan bahwa artikel yang dipublikasikan Novaya Gazeta cukup “aneh” karena tidak memuat rincian berupa nama, situasi, dan tanggal kejadian penculikan.

+
Ikuti kami di Facebook