Tentara Kurdi: ISIS Gunakan Anak-anak Sebagai Bom Bunuh Diri di Mosul

7 Februari 2017 Inna Sidorkova, Gazeta.ru
Peshmerga, unit militer Kurdistan Irak, memainkan peran penting dalam membebaskan kota Mosul dari ISIS. Mayor Kawa Hussein, seorang komandan batalion Kurdi yang datang ke Moskow untuk operasi mata, bercerita kepada Gazeta.ru tentang pertempuran brutal yang ia alami demi membebaskan Mosul.

Tentara Irak melihat keluar dari sebuah ruangan yang hancur di Hotel Ninewah Oberoi berbintang lima di kota Mosul, Irak. Sumber: ReutersTentara Irak melihat keluar dari sebuah kamar yang hancur di Hotel Ninewah Oberoi, sebuah hotel berbintang lima di kota Mosul, Irak. Sumber: Reuters

Tiga bulan lalu, Mayor tentara Kurdi Kawa Sayeed Hussein (43) berada di garis depan pertempuran untuk membebaskan Mosul, kota yang diklaim ISIS sebagai ibu kota “kekhalifahan” mereka di Irak.

Pertempuran sengit untuk membebaskan kota berpenduduk satu juta jiwa ini dimulai pada 17 Oktober 2016. Dalam operasi itu, tentara Irak yang dibantu pasukan koalisi pimpinan AS berhasil membebaskan bagian timur Mosul. Kini, koalisi ini tengah bersiap untuk menyerang bagian barat Mosul.

Fase pertempuran awal dapat dikatakan berjalan mulus berkat bantuan Kurdistan Irak. Tentara Kurdi hanya membutuhkan beberapa hari saja untuk membersihkan area di bagian utara kota sehingga membuka jalan bagi pasukan pemerintah menggempur ISIS.

Hussein telah mengabdi pada pejuang bersenjata Kurdi sejak ia berusia 18 tahun. Sekarang, ia memimpin sebuah detasemen yang beranggotakan 400 prajurit.

Seorang pria tua dan seorang anak berdiri di depan sebuah rumah yang dibakar oleh militan ISIS sebelum mereka melarikan diri dari daerah tersebut, di lingkungan Arabi, kota Mosul, Irak. Sumber: ReutersSeorang pria tua dan seorang anak berdiri di depan sebuah rumah yang dibakar oleh militan ISIS sebelum mereka melarikan diri dari daerah tersebut, di sekitar Arabi, kota Mosul, Irak. Sumber: Reuters

Benarkah bahwa bagian timur Mosul telah sepenuhnya dibebaskan? Atau ada area tertentu yang masih menjadi medan pertempuran?

— Beberapa hari lalu, pasukan ISIS telah ditendang keluar dari timur kota Mosul. Kami memastikan daerah itu benar-benar telah bersih, dan kemudian memberikan kendali kepada tentara Irak karena ada kesepakatan antara Erbil (ibu kota Kurdistan Irak) dengan Baghdad. Di daerah yang dibebaskan ini, kami menemukan kepala teman-teman kami yang terpenggal.

Menurut Anda, berapa lama bagian barat Mosul dapat dibebaskan?

— Menurut perhitungan saya, tiga sampai empat bulan. Distrik-distrik yang dikuasai ISIS akan sulit dibebaskan.

Apa yang menjadi tantangan utama?

— Para militan di Mosul menjalin kontak dengan (militan) Suriah. Mereka bisa dengan bebas menyeberangi perbatasan, mendapatkan bala bantuan, dan segala pasokan yang mereka butuhkan. Peshmerga dipersiapkan untuk bertempur, sedangkan Tentara Irak tidak — sekalipun mereka dilengkapi dengan senjata paling modern.

Pelaku Bom Bunuh Diri

Peshmerga memiliki sekitar 150 ribu tentara yang sepertiganya, termasuk detasemen yang dikepalai Hussein., melapor ke Persatuan Patriotik Kurdistan (sebuah parpol di Kurdistan Irak -red.). Mereka menjaga daerah Kirkuk yang merupakan kota penghasil minyak.

“Sebagai gambaran taktik, kami tidak pernah menyerang dari depan. Sebaliknya, kami akan mengepung musuh. ISIS selalu menempatkan pelaku bom bunuh diri pada pasukan garis depan mereka. Sangat sulit menghadapi mereka dan bertahan hidup. Jadi, kami mengepung dan menyerang menyerang dari belakang. Karena pertahanan mereka yang lemah, dan juga berkat unsur kejutan (element of surprise), kami bisa mengalahkan mereka dengan cepat,” kata Hussein.

Tentara Irak menahan seorang pria yang diduga merupakan anggota militan ISIS selama pertempuran dengan organisasi teroris itu di lingkungan Arabi, Mosul, Irak. Sumber: ReutersTentara Irak menahan seorang pria yang diduga sebagai militan ISIS selama pertempuran dengan organisasi teroris itu di sekitar Arabi, Mosul, Irak. Sumber: Reuters

Seperti apa taktik ISIS?

— Melawan ISIS adalah pengalaman yang paling pahit karena mereka sering mengirim anak-anak sebagai bom bunuh diri untuk melawan kami. Itu satu-satunya hal yang akan menghentikan kami. Mereka mengikat alat peledak pada tubuh anak-anak dan mengirim mereka ke pasukan kami. Mereka juga menggunakan perempuan sebagai tameng (human shield).

Apakah ISIS menahan tawanan?

— Tentara Peshmerga yang tertangkap oleh militan akan segera dipenggal kepalanya dalam waktu sepuluh menit.

Jadi, mereka tidak menahan tawanan bahkan untuk tebusan?

— Mereka benar-benar haus darah. ISIS tidak membutuhkan uang kita. Mereka punya sumber pendanaan yang sangat kuat. ISIS memiliki segala yang mereka butuhkan. Karena itulah, mereka tidak bernegosiasi.

Lantas, apakah Peshmerga menahan tawanan, atau ini lebih seperti pembantaian?

— Saya pernah satu kali menahan militan ISIS. Saya mengikat tangannya dan kemudian memberinya air minum untuk menenangkannya. Kami memberi makan tahanan kami karena, biar bagaimanapun, mereka juga manusia, dan kami tidak ingin manusia lainnya menderita. Namun, sikap mereka kepada kami tidak akan seperti ini.

Anak-anak terlihat melalui jendela mobil yang rusak di area industri Mosul, Irak. Sumber: ReutersAnak-anak terlihat melalui jendela mobil yang rusak di area industri Mosul, Irak. Sumber: Reuters

Merehabilitasi Anggota ISIS

“Akhir-akhir ini, banyak anggota ISIS yang menyerahkan diri karena mereka sadar bahwa kejayaan ISIS di Irak hanya tinggal hitungan hari. Kami membuka kamp di Kirkuk bagi gerilyawan yang menyerah,” ujar Hussein.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk merehabilitasi militan yang menyerahkan diri?

— Soal ini, saya tidak terlalu yakin. Ini di luar tanggung jawab saya. Yang saya tahu, para militan yang bertobat akan diawasi dengan ketat di kamp. Setelah kami percaya bahwa seorang mantan teroris tak berencana untuk kembali ke ISIS, ia akan dikembalikan ke masyarakat. Belum lama ini, anggota-angota ISIS bahkan menyerahkan diri dengan keluarga mereka.

Apa yang akan terjadi setelah Irak benar-benar dibebaskan dari ISIS?

— Kami akan berjuang untuk kemerdekaan Kurdistan Irak. Namun, kami tidak akan dapat menyelesaikan masalah ini sendiri. Karena itu, kami akan meminta bantuan dan dukungan Rusia.

Hussein mengatakan bahwa ada sekolah Prancis dan Jerman di Kurdistan Irak, tetapi tidak ada satu pun sekolah Rusia. Selain penerjemah, baik Hussein maupun rekan-rekan yang menemaninya ke Moskow, tidak mengetahui satu kata pun dalam bahasa Rusia atau Inggris. Mereka hanya bisa berbicara dalam bahasa Kurdi dan Arab.

Para pengungsi Irak yang melarikan diri dari pertempuran di Mosul berbicara dengan Tenntara Peshmerga di kamp Khazer, Irak. Sumber: ReutersPara pengungsi Irak yang melarikan diri dari pertempuran di Mosul berbicara dengan Tentara Peshmerga di kamp Khazer, Irak. Sumber: Reuters


Kekejaman ISIS di Irak dan Suriah

Mereka menjual anak dan organ manusia

Dan ada perdagangan organ ilegal di Aleppo

Sebanyak 250 perempuan Irak dibunuh karena menolak jadi budak seks

Mendalangi serangan di Jakarta pada 2016 lalu

Mengeksekusi seorang insinyur Rusia di Suriah

+
Ikuti kami di Facebook